Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pilih SATA atau SSD atau NVMe?

Pilih SATA atau SSD atau NVMe?

Ketika kita berbicara tentang tempat penyimpanan komputer, kita berbicara tentang hard drive. Perangkat ini adalah tempat dimana semua data di komputer tersimpan, mulai dari file sistem operasi yang mengatur perangkat kita, dokumen penting, hingga beberapa aplikasi yang sering kita gunakan. Semua ini disimpan pada hard drive kita, jadi kita harus memastikan bahwa kita mendapatkan hard drive yang tepat sesuai kebutuhan.

Terdapat tiga jenis hard drive, SATA, SSD, dan NVMe. Dalam artikel ini, kita akan belajar tentang setiap jenis beserta kelebihan dan kekurangannya. Apakah kita sedang mempertimbangkan untuk membeli atau membangun PC baru atau mengupgrade PC kita saat ini? Ini akan membantu kita untuk memilih salah satunya.

Apa itu hard drive dan mengapa kita membutuhkannya?

Hard drive adalah komponen yang menyimpan data kita. Kita akan sering melihat istilah "hard drive" disingkat "HDD". Ada beberapa alasan kita mungkin ingin membelinya:

  • HDD penuh data yang tersimpan dan membutuhkan ruang yang lebih besar.
  • Membutuhkan waktu yang lama untuk membuka dokumen atau mentransfer file besar seperti video.
  • Merakit PC dari awal.


Sekarang saatnya untuk mengetahui lebih banyak tentang berbagai jenis hard drive.

DRIVE SATA

Drive SATA


Diperkenalkan pada tahun 2003, SATA (Serial Advanced Technology Attachment) adalah antarmuka default untuk sebagian besar hard drive desktop dan laptop. Hard drive tersebut dikenal sebagai hard drive SATA, tetapi sebenarnya adalah hard drive putar dengan piringan yang berputar di dalamnya dan jarum bergerak untuk menulis data ke sektor berurutan pada setiap piringan. Hard drive SATA sangat cepat dibandingkan dengan pendahulunya, hard drive PATA, dan dapat menulis ke disk dengan kecepatan antarmuka 6GB/s dengan throughput 600MB/s.

Bermacam-macam ukuran drive dari 120 GB hingga 16 TB dan tersedia dengan biaya lebih rendah daripada jenis drive lain yang dibahas di sini. Drive Sata adalah pilihan yang tepat jika kita membutuhkan banyak penyimpanan dengan harga murah dan tidak memerlukan kemampuan membaca atau menulis yang sangat tinggi. Karena data secara fisik ditulis ke disk, maka dapat mengakibatkan fragmentasi. Artinya makin banyak data yang tersimpan akan memperlambat drive karena suatu file diletakkan pada media penyimpanan yang tidak menempati sektor secara berurutan. Drive Sata juga rentan terhadap guncangan dan gerakan tiba-tiba karena terdapat bagian yang bergerak di setiap drive. Ini menjadikannya pilihan yang kurang tepat untuk laptop.

Kelebihan :

  • Biaya Rendah
  • Ruang penyimpanan yang besar

Kekurangan :

  • Tidak baik untuk laptop
  • Memerlukan de-fragmentasi secara teratur

 

DRIVE SSD

Drive SSD

SSD adalah singkatan dari Solid State Drive. Disk ini tidak memiliki bagian yang bergerak. Sebaliknya, semua data disimpan pada memori flash non-volatile. Itu berarti bahwa tidak ada jarum yang harus bergerak untuk membaca atau menulis data dan SSD jauh lebih cepat daripada drive SATA. Sulit untuk menemukan kecepatan yang tepat karena bervariasi tergantung pabrikan dan bermacam faktor. Tetapi drive SSD dengan performa terendah dapat dibandingkan dengan drive SATA.

Kelemahannya adalah drive ini jauh lebih mahal dan tidak memiliki banyak ukuran. Drive SSD memiliki macam ukuran dari 120 GB hingga 2 TB dan harganya seitar 2-4 kali dari harga drive SATA dengan ukuran yang sama.

Kelebihan :

  • Cepat
  • Lebih tahan lama, terutama untuk laptop

Kekurangan :

  • Harga lebih mahal dari SATA
  • Ukuran disk lebih kecil

 

NVMe

NVMe

Dirilis pada tahun 2013, Non-Volatile Memory Express atau NVMe adalah jenis SSD yang terpasang pada slot PCI Express (PCIe) di motherboard. Slot ini awalnya dirancang untuk kartu grafis, supaya lebih cepat. Kecepatan pada drive NVMe dapat mencapai kecepatan antarmuka 32 GB/detik dengan throughput 3,9 GB/detik. Itu bisa sangat berguna jika kita melakukan sesuatu  yang membutuhkan banyak keluaran disk, seperti bermain game atau mengedit video resolusi tinggi.

Untuk secepat itu, ada beberapa kelemahan pada NVM. Sebagai permulaan, mereka hanya tersedia di PC desktop dan sangat mahal. Selain itu, meskipun dapat digunakan sebagai drive sekunder, untuk menggunakannya secara maksimal, kit aharus menginstal sistem operasi kita di dalamnya. Kebanyakan BIOS tidak mendukung booting dari NVMe saat ini. Atau harus mengganti dengan motherboard terbaru jika ingin booting menggunakan NVMe.

Kelebihan :

  • Jenis disk tercepat di pasaran.

Kelebihan :

  • Harga sangat mahal.
  • Hanya tersedia untuk PC desktop
  • Mungkin perlu mengganti motherboard untuk mendapatkan banyak manfaat.


Kapan harus memilih SATA, SSD, atau NVMe?

Ada banyak pertimbangan ketika memutuskan memilih satu diantara komponen yang berbeda. Kita harus memilih apa yang sesuai dengan persyaratan teknis, kapasitas, dan tentu saja budget kita. Di bawah ini adalah beberapa panduan yang dapat membantu, dan meskipun tidak cocok untuk setiap situasi, mungkin akan sedikit berguna ketika kita merakit PC lagi.

Pilih drive SATA jika :

  • Butuh ruang penyimpanan yang besar.
  • Memiliki budget yang pas.
  • Membutuhkan hard drive serba guna.

Pilih SSD jika :

  • Upgrade laptop.
  • Memerlukan penyimpanan yang cepat di bawah 2 TB.

Pilih NVMe jika :

  • Sedang membangun workstation kelas atas atau PC gaming
  • Tidak memiliki kendala pada budget
  • Sedang membangun server yang akan meng-host aplikasi penyimpanan intensif

Gambar Ilustrasti NVMe

Perlu diketahui bahwa kita tidak terbatas hanya membeli satu hard drive saja. PC biasanya dapat mendukung beberapa hard drive sekaligus. Kita bisa mendapatkan kinerja yang diinginkan tergantung pada tempat kita menyimpan file. Misalnya, konfigurasi umum untuk PC yang merender video adalah menggunakan drive yang lebih cepat seperti SSD atau NVMe untuk menjalankan perangkat lunak rendering video seperti Adobe Premier dan kemudian mentransfer video yang sudah jadi ke drive SATA yang lebih murah dan lebih besar.

Semoga Bermanfaat..!!