Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arti Kode Suffix Pada Prosessor Intel

Arti Kode Suffix Pada Prosessor Intel

Jenis prosesor menjadi hal pertama yang harus kita ketahui saat akan membeli sebuah laptop atau komputer baru. Prosesor merupakan perangkat keras pada komputer yang bisa dijadikan sebagai parameter keunggulan sistem dan harga beli. Pada generasi yang sama, prosesor Core i3 memiliki harga lebih murah daripada Core i5, tapi Core i5 memiliki kinerja sistem yang lebih baik ketimbang Core i3. Untuk perbandingan pada generasi yang berbeda, umumnya Core i3 Gen 10th memiliki harga lebih mahal daripada Core i5 Gen 10th. Ini disebabkan karena pada generasi berikutnya biasanya terjadi perubahan desain, peningkatan kemampuan kinerja sistem sehingga prosesor mampu digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan menjadi lebih cepat, penambahan fiture dan memperkecil daya konsumsi listrik. Tapi tahukah kalian bahwa prosesor dibuat dengan banyak model untuk menyesuaikan kebutuhan kita? Ada prosesor yang tidak terpasang graphic paket penjualan, jika kita beli prosesor jenis ini kita harus beli vga external. Ada prosesor yang irit dalam konsumsi daya listrik, ada yang bisa di overclock, dan lain-lain.

Bagaimana kita mengetahui spesifikasi detail prosesor tersebut? Mana prosesor yang memiliki daya listrik kecil? Mana prosesor yang sudah ada graphicnya? Mana prosesor yang murah? 😁😁

Spesifikasi detailnya bisa kita lihat dari kode suffix pada nama prosesornya. Kode suffix adalah inisial yang terdapat di bagian belakang suatu nama. Misal, prosesornya adalah Intel Core i3 10100F. F itulah kode suffixnya. Kode suffix biasanya berupa 1 atau 2 karakter. Di depan kode suffix terdapat urutan generasi dan nomor SKU. Kode suffix F yang terdapat pada nomor produk menjelaskan bahwa prosesor tersebut tidak memiliki graphic, kita harus membeli vga eksternal atau vga card untuk bisa menggunakan prosesor tersebut. Lah, kok gitu? Nah, ayo kita bahas.

Yukk... Gass..!!

Ada beberapa kode suffix pada prosesor Intel yang harus kita ketahui supaya nanti kita bisa memilih prosesor mana yang akan kita beli dan sesuai dengan keinginan.

G1 - G7 : Graphics

G inisial dari Graphics. Artinya pada prosesor yang memiliki suffix G sudah terdapat grafis yang terintegrasi. Nilai 1 s/d 7 merupakan tingkatan kemampuan grafis, makin tinggi nilainya makin bagus. Kode suffix ini terdapat pada laptop yang menggunakan prosesor Gen 10th.

E : Embedded

E adalah Embedded atau bisa juga ECC Memory (Error Correcting Code Memory). Pada prosesor jenis ini memiliki ECC di dalamnya yang berfungsi untuk memperbaiki data-data rusak. Biasanya jenis prosesor suffix E banyak digunakan untuk membangun server karena fungsi ECC Memory sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kerusakan file akibat terlalu banyak transfer data keluar masuk.

F : No Integrated Graphics

Saya tidak menemukan apa kepanjangan atau arti dari F ini? Namun dari situs resmi Intel menjelaskan bahwa suffix F adalah prosesor yang membutuhkan grafik eksternal. Tanpa adanya grafik eksternal, maka prosesor tersebut tidak bisa digunakan atau tidak bisa terhubung ke monitor. Tujuannya adalah supaya prosesor hanya fokus ke kinerja sistem, untuk urusan grafis biar vga eksternal yang mengurusnya. CMIIW. 😊😊

G : Graphics

G mewakili Graphics. Pada prosesor jenis ini terdapat grafis yang tertanam di dalamnya. Sama seperti G1 - G7 hanya saja untuk suffix G ini grafisnya tidak memiliki tingkat kemampuan alias standart saja. Untuk meningkatkan grafisnya, kita harus memasang vga eksternal.

K : Unlocked

K = Unlocked? Maksudnya adalah prosesor yang memiliki kode suffix K bisa kita overclock. Dengan overclock, kita bisa meningkatkan kinerja sistem bawaan prosesor.

H : High Performance

H alias High Performance. Jenis prosesor yang mengedepankan performa laptop. Membutuhkan daya listrik lebih besar karena harus mempertahankan performa tampilan.

HK : High Performance, Unlocked

Sudah bisa ditebak lah pastinya ya. Ini adalah jenis prosesor yang mengutamakan performa dan juga bisa kita overclock jika kita kurang puas dengan performa prosesor.

HQ : High Performance, Quad Core

High Performance, Quad Core. Yup, Quad Core atau 4 Core. Membuat laptop memiliki kinerja lebih cepat dan lebih mudah saat memproses data, terutama saat digunakan multitasking.

S : Special Edition

Special Edition. Prosesor yang mampu menghemat sejumlah besar daya namun tidak banyak mengorbankan kinerja.

T : Power Optimized Lifestyle

Memerlukan daya yang lebih rendah daripada suffix S. Jika kita memiliki PSU yang berdaya rendah, prosesor dengan suffix T ini adalah pilihan yang tepat.

U : Mobile Power Efficient

Prosesor untuk laptop yang memiliki konsumsi daya sangat rendah. Sekitar kurang dari 20W.

Y : Mobile Extremely Low Power

Memiliki konsumsi daya lebih rendah dari suffix U. Rata-rata konsumsi daya prosesor ini adalah 5W.

X / XE : Unlocked, High End, Extreme Edition

Ini adalah suffix tertinggi dari yang lain. Performa yang maksimal dan memiliki jumlah core terbanyak.

Nah, itulah beberapa kode suffix yang harus kita ketahui. Dengan mengetahui arti dari kode suffix prosesor Intel, kita bisa memilih sesuai kebutuhan sebelum membelinya di toko atau marketplace.

Semoga Bermanfaat.